Arsip untuk Februari, 2009

Tempatku Bersandar

Posted: 02/18/2009 in Cerita Foto
Tempatku Bersandar

Tempatku Bersandar

Fotografer : Oki Heryanto / Kamera : Sony DSC-W50 / Software : Adobe Photoshop CS3 / Lokasi : Kampus UNESA Lidah Wetan

Kisah Empat Lilin

Posted: 02/09/2009 in Cerita Foto
Menyalakan Lilin Harapan

Menyalakan Lilin Harapan

Fotografer : Oki Heryanto / Kamera : Sony DSC-W50

Fotografer : Oki Heryanto / Kamera : Sony DSC-W50 / Lokasi : Telaga Ngebel Ponorogo

Langit Pagi

Posted: 02/09/2009 in Cerita Foto

Model : Rudi Hartono / Fotografer : Oki Heryanto / Kamera : Sony DSC-W50 / Software : Adobe Photoshop CS3

Memandang Langit Mendung

Posted: 02/09/2009 in Cerita Foto

 

Memandang Langit Mendung

Memandang Langit Mendung

 Fotografer : Oki Heryanto / Kamera : Nikon D40x / Lokasi : Jl. Menganti, Kampung Lidah Wetan Gg. I, Surabaya

Memandang Langit Biru

Posted: 02/09/2009 in Cerita Foto
Memandang Langit Biru

Memandang Langit Biru

Fotografer : Oki Heryanto / Kamera : Nikon D40x / Lokasi : UNESA Lidah Wetan

Film Indie_Isyarat

Film Indie_Isyarat

 

Judul Isyarat (Bila Hati Rindu Menikah) Pemain Rizky Andrianto / Alvia Nuraini / Zainal Abidin Skenario Oki Heryanto  Editor  Oki Heryanto Sutradara Oki Heryanto  Desain Cover Oki Heryanto

 

 Ketika hati mulai bimbang

 Resah berselimut permainan perasaan

 Adakah obat selain bermunajat kepadaMu ya Rabb

 Bila hati mulai rindu

 Gelisah setiap detik yang berlalu terlintas bayangannya

 Ah, bidadari itu…

 Ya Rabb, wahai Dzat yang membolak-balikkan hati

 Ada apa dengan detak jantungku?

 Ya Rabb, kuatkanlah imanku hingga ku menutup mata

 

“Tidak ada yang salah dengan jatuh cinta, ” Ikhsan (Zainal Abidin) berusaha meyakinkan sahabatnya Abid (Rizky Andrianto) sedang mengalami jatuh cinta pada  akhwat bernama Nisa (Alvia Nuraini). Abid sendiri tidak yakin dengan diri sendiri, diam-diam lubuk hatinya mulai memberontak, “Aku ini cacat. Akhwat mana yang mau mencintai ikhwan BISU sepertiku?” 

Film indie bertema islami ini diinspirasi dari buku karya Udik Abdullah berjudul Bila Hati Rindu Menikah. Buku kecil yang sangat luar biasa dahsyatnya yang mampu memprovokasi para pembaca untuk tidak menunda-nunda pernikahan. Kenapa demikian? Melihat fenomena yang tengah menyindromi kaum muda, pernikahan dianggap sebagai momok yang mengikat mereka untuk tidak bisa hidup bebas. Mereka lebih memilih pacaran dan free sex. Ini adalah catatan penting yang harus digaris bawahi, dalam hidup ini kita tidak lepas dari sebuah aturan. Termasuk jagad alam raya di bumi ini, ada Dzat Maha Kuasa yang mengaturnya. Subhanallah. Termasuk pernikahan, bukankah sudah ada syariat-syariat yang wajib kita lakukan? Seperti yang digambarkan dalam film berdurasi lima belas menit ini, tidak ada jalan bagi dua orang yang saling mencintai kecuali ikatan suci yaitu pernikahan. *