Arsip untuk November, 2010

Ibarat hujan yang turun dari langit, kini internet membanjiri dunia. Hampir semua orang mengenal internet dan berkecimpung didalamnya. Mulai dari dunia kerja – orang-orang kantoran dengan kemeja rapi yang duduk di depan komputer, tak bisa lepas dari Interconnection Networking (kepanjangan dari internet). Internet menghubungkan dari banyak jaringan komputer dengan berbagi tipe dan jenis, tentunya hal inilah yang membuat orang-orang berkata bahwa internet itu mudah. Sistem surat-menyurat dalam email yang mampu mengirimkan data dalam hitungan detik, bisa menggeser peran pak pos. Dalam dunia ilmu pengetahuan pun, internet memegang peran penting. Seorang siswa bisa berselancar menjelajahi dunia hanya dengan duduk di depan komputer, berbagai informasi yang disajikan mesin pencarian menjangkau  apa saja. Ada sejarah, ilmu pengetahuan umum, sastra, sampai mengunduh e-book (elektronic book) secara gratis. Atau yang hobi menulis, bisa bikin blog dengan gratis pula. Sebut saja Raditya Dika, tulisannya di blog menyedot perhatian publik yang akhirnya diterbitkan buku dan kisahnya diangkat ke layar lebar. Sebuah prestasi yang membanggakan. Masih banyak lagi para blogger yang tidak kalah hebat, tulisannya pun bervariatif dan inspiratif.

Internet pun merambah ke dunia bisnis, salah satunya adalah toko online. Berbagai jenis baju, asesoris, jam tangan, sampai perlengkapan komputer bisa dibeli secara online. Membangun kepercayaan kepada konsumen menjadi titik penting dalam bisnis ini. Jas Onlineshop, salah satu toko online di salah satu jejaring sosial terpopuler – facebook  yang menawarkan produk fashion buat kalangan anak muda ini menuturkan, “Bisnis online itu tidak terikat waktu dan masih bisa mengerjakan aktivitas lainnya. Selain gratis juga gampang dalam buat onlineshop-nya.”

Memang jika berbicara manfaat, internet memberikan banyak point keuntungan. Yang jauh bisa jadi terasa dekat, komunikasi jadi lebih mudah. Seperti social network yang menghubungkan orang-orang diseluruh dunia, aplikasi chat, sampai video call. Tidak munafik, banyak orang kegandrungan internet bahkan ada yang kecanduan. Warnet-warnet yang masuk desa sudah buka 24 jam nonstop tak pernah sepi pengunjung, apalagi para remaja yang gila game online. Belum lagi posisi PC (Personal Computer) dan notebook sekarang sedang mengalami masa jaya, tawaran berlangganan ISP (Internet Service Provider) semakin gila-gilaan murahnya – unlimited. Tinggal pasang modem, langsung connect. Dan hal inilah yang memicu para cafe dan beberapa tempat makan berlomba-lomba memanjakan pengunjung mereka dengan memberikan the best service dengan fasilitas free wifi. Stategi yang bagus dengan memanfaatkan internet.

Seperti halnya dengan Rois Abidin, seorang desainer grafis muda yang seringkali menjuarai kompetisi desain ini mengatakan, “Peran internet sangat besar dan vital bagi pembangunan ‘intelektual’ dan kepekaan estetis seorang desainer, dunia desain adalah dunia yng dinamis, terus bergerak dan selalu melahirkan tren baru setiap waktu. Mau tidak mau kita sebagai desainer harus mengikutinya, setidaknya itu sebagai pengetahuan saja, dan kemudian kita mengolahnya dengan desain yang sesuai dengan karakter kita masing-masing. Dan semua referensi-referensi tersebut (jurnal desain, website inspiratif, online magazine, dll) salah satunya diperoleh dari dunia internet itu sendiri.” Cowok kelahiran kota Blitar-Jawa Timur ini pernah menjadi  ; First Winner CAMS AWARD 2009, Jakarta ; Juara 1 Rextreme Idea & Concept Design Competition, Jakarta ; Double First Place / Winners Djarum Black Innovation Awards; dan masih banyak kompetisi desain yang dijuarainya. “Dari berbagai kompetisi yang saya ikuti lebih dari 70% informasi saya peroleh dari internet. Dari lomba di internet kalau ditotal nominalkan ada lebih dari 100 juta saya dapat.”

Sedangkan penuturan Hadi Wibowo, cowok muda yang bekerja di Badan Pusat Statistik ini mengaku internet sudah menjadi bagian yang tak bisa dipisahkan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya dalam pekerjaannya yang bergerak di bidang IT. “IT akan terus selalu mencoba memberikan fasilitas-fasilitas untuk memenuhi keinginan-keinginan dan kebutuhan manusia, membuat setiap hal yang sulit (bahkan dirasa tidak mungkin) menjadi mudah. Dan saya, walau pun hanya sedikit, ingin menjadi salah satu bagian dari orang-orang yang selalu mengembangkan IT yang bermanfaat itu,” tuturnya dengan ramah. Kehebatannya pun dibuktikan dengan memenangkan juara 1 disebuah ajang karya cipta kreativitas dan inovasi teknologi komunikasi dan informasi INAICTA 2009 yang lalu untuk kategori Research and Development bersama tim Zaitun Timeseries. “Internet menjadi alat penyedia informasi yang lengkap untuk menjawab setiap kendala yang muncul selama beraktifitas. Mungkin saya sudah punya ketergantungan dengan internet. Walaupun masih bisa hidup, tapi akan terasa sangat sulit hidup tanpanya,” tambahnya.

Seperti hukum alam, ada kebaikan, ada pula kejahatan. Ada putih, ada hitam. Ada virus, ada antivirus. Sehat dan tidak sehat sebenarnya tergantung dari perspektif mana seseorang itu melihat. Katakanlah sebuah pisau, pisau akan baik dan berguna jika dipakai memasak, menyembelih hewan qurban, pisau akan buruk dan jelek bila digunakan membunuh orang, nah contohnya seperti itu. Memang semua bergantung dengan sang pengguna. Dua orang siswa sama-sama duduk di bangku kelas 3 SMP. Mereka berdua pergi ke warnet yang sama dan di waktu yang sama pula. Siswa satu mencari bahan artikel buat tugas sekolah, siswa satunya mengunduh video porno. Contoh kecil yang mungkin sering terjadi di lingkungan sekitar kita. “Seperti di warnet tempat saya bekerja”, kata Ecko Prasetyo, mahasiswa UNIKOM Bandung yang bekerja part time di sebuah warnet dekat kampusnya, “untuk situs-situs porno itu sudah diblokir, tapi sistem keamanan masih saja bisa dijebol kejahatan dunia maya.”

Kasus seperti tidak bisa menyalahkan posisi internet, semua dikembalikan kepada diri kita sendiri sebagai pengguna internet yang baik. Peran orang tua dalam mengontrol anak-anaknya sangat penting, tentunya diimbangi dengan kesadaran diri untuk tidak nakal dan tidak melakukan tindakan bodoh. “Menurut pengalaman saya selama menjadi operator warnet, banyak sekali hal positif yang saya temui dibanding negatifnya,” kata Ecko, “salah satunya dalam pencarian bahan untuk menyelesaikan suatu tugas perkuliahan, terus pencarian tentang lowongan pekerjaan, berbagai macam informasi yang kita inginkan dan kalau kita ingin mendapatkan suatu software secara gratis dengan internet kita bisa download software tersebut.”

Jadi peran internet tergantung moralitas dan intelektualitas seseorang untuk menggunakannya dengan bijak. Dan internet yang sehat adalah internet yang bisa membuat ‘value‘ seseorang menjadi lebih dengan mengunakannya secara bijak dan positf. Orang mengatakan negatif karena belum mengenal lebih jauh dan mendalaminya secara baik dan hanya tau luarnya saja dan orang yang beranggapan seperti inilah yang seharusnya perlu dididik dan diluruskan pemikirannya. Bahwa internet bisa membuat orang hebat, berkarya, dan berprestasi dibidang masing-masing dalam lingkup positif.  Ketika kita menggunakan internet pastikan kita punya target positif. Untuk apa kita menggunakan internet ini, kemudian kita tanamkan dalam diri kita sikap timbal balik positif, artinya kita menggunakan internet maka kita harus memberikan sesuatu yang baik atau kontribusi positif bagi internet itu sendiri, bagi diri sendiri, dan masyarakat. Dengan demikian apa yang kita dapatkan di internet akan bermanfaat juga bagi orang lain. ***

<!--tag lomba code-->
<a href="http://bandungblogvaganza.blogdetik.com/?page_id=73" target="_blank" title="festival blog">
<img src="http://o.detik.com/images/blog/festivalblog.gif" width="150" height="200" />
</a>