CCA (Cacatan Calon Abi) #5 “Seven Guards”

Posted: 09/30/2014 in Cerita Pengalaman

CCA5

Jagoanku sudah berumur 28 minggu. Tepat 7 bulan. Alhamdulillah. Kalimat syukur terus kusebut saat melihat dede bayi seolah berenang di dalam air ketuban. Tangannya terlihat menggenggam, kakinya bergerak menendang, dan bibirnya terlihat mungil. Lucu sekali, aku tak sabar menantikan kelahirannya. Mirip siapa ya nanti, mirip aku atau istriku? Atau mirip eyang putri dan eyang kakung, atau malah mirip Arjuna di serial Mahabarata, mirip Aliando di sinetron GGS (Ganteng-Ganteng Serigala), atau mirip Adipati Dolken pemeran Keenan di film Perahu Kertas. Hahaha… entah mirip siapa, yang jelas dede bayi adalah anak kebanggaan Abi yang senantiasa kami jaga. Berikut adalah 7 penjaganya:

1. Manggis
“Kabar gembira untuk kita semua, kulit manggis kini ada ekstraknya.” Ini bukan iklan Mastin ya, tapi hanya meminjam sepenggal jingle iklan TV yang terkenal itu buat opening. Berkaitan dengan buah manggis, ternyata sangat bagus untuk ibu hamil. Kandungan yang terdapat dalam buah manggis mampu memberikan asupan nutrisi selama kehamilan. Karena buah manggis mengandung vitamin C, asam folat dan mangan. Kemarin istri tiba-tiba minta dibeliin buah manggis. Aku beliin di pasar Cipadu, sekilo dua puluh lima ribu. Aku tawar sepuluh ribu disewotin sama penjualnya. Akhirnya kena dua puluh ribu sekilo, tapi sama penjualnya dikurangin satu buah manggisnya. Dasar bapak-bapak nggak jago nawar hehe…

Tidak hanya manggis, alpukat dan jeruk juga mengandung asam folat. Untuk bumil dianjurkan memperbanyak konsumsi buah-buahan. Oh iya, kurma juga sangat bagus karena kandungan zat besi yang dapat membantu hemoglobin mengingat ibu hamil sangat rentan terhadap anemia. Hemoglobin normal 12-14 g/dL. Waktu pemeriksaan laboratorium di RS Bhakti Asih kemarin, hasil hemoglobin istri 10,5 g/dL. Wah, harus banyakin makan kurma nih. Tapi kata dokter Wisnu di RS Sari Asih, masih termasuk normal. Semoga istri dan dede bayi baik-baik saja.

2. No Seafood
Aku dan istri paling doyan seafood. Tapi selama kehamilan, kita berdua puasa seafood dulu. Loh, kok bapaknya ikut-ikutan ga makan seafood. Iya, seafood kan mahal hehe…*edisihematbeib* Beneran, seafood tidak baik dikonsumsi untuk bumil. Dikhawatirkan mengandung merkuri atau logam yang berbahaya bagi perkembangan janin. Hmmm… padahal kita pengen banget makan gratis di Loby Lobster saat perayaan ulang tahun. We are what we eat, berhati-hatilah dengan apa yang kita makan. Apalagi seafood memiliki kadar kolesterol yang tinggi dan berbahaya bagi yang alergi *alergimakananmahal*

Yang perlu diperhatikan lagi adalah makan daging. Daging memang kaya dengan zat besi, tetapi kualitasnya harus bagus dan dimasak sempurna. Daging sapi atau steak terkadang dimasak “medium well” agar juicy dan tidak alot. Itu berbahaya, karena mengandung bakteri yang memicu sakit perut. Kita makan ayam dan ikan air tawar dulu ya demi kesehatan dede bayi. Boleh saja ke Holicow, asal dimasak “welldone” dan pas ultah aja ya hehe…

3. No Kosmetik
“Kamu cantik, meski tanpa bedak.” Lirik lagunya Tulus yang judulnya Satu Hari Di Bulan Juni cocok banget buat bahas tema kosmetik. Bukan berarti ibu hamil tidak boleh berdandan, tapi perlu diperhatikan kosmetik yang dipakai. Berikut nama kandungan kimia yang terbukti berbahaya dan dilarang oleh Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan (BPOM); Merkuri (disalahgunakan pada krim dan losion pemutih kulit yang menyebabkan gangguan pada perkembangan janin), Hidrokinon, Asam Retinoat/Retionic Acid (biasanya terdapat pada obat jerawat), Resorsinol, Diethylene Glycol (DEG), Bahan Pewarna Merah K.3, Merak K.10 dan Jingga K.1 (zat warna sintesis pewarna tekstil yang disalahgunakan pada lipstik, eye shadow, perona pipi). Untuk daftar kosmetik yang telah terdaftar di BPOM dapat diakses di www.pom.go.id

Istri paham betul dengan hal ini, walau tanpa kosmetik istriku tetap cantik kok. Kalau bilang nggak cantik siap-siap digaplok sandal jepit, lebih gawatnya lagi kalau sampai mogok masak. Bencana deh. Hahaha…

4. Be Positive, Fun and Happy
Jangan sampai ibu hamil mengalami stres, karena akan berpengaruh terhadap perkembangan janin. Jika senantiasa berpikir positif, rileks, dan selalu senang, tubuh akan menghasilkan hormon oksitosin dan endorphin yang berfungsi sebagai antinyeri alami, melancarkan peradaran darah, metabolisme tubuh lancar dan membuat ibu hamil merasa nyaman. Dan tentu berkaitan dengan sel saraf di otak janin dapat berkembang optimal. Wah, ini tugas utama suami untuk membuat senang istrinya. Backsound lagunya The Corrs, “What can I do to make you happy?”

5. Diajak Ngobrol
Di usia 6 bulan janin sudah bisa mendengarkan suara. Mengajak bicara dengan suara lembut, calon buah hati akan mengenal kalau orang tuanya adalah sosok yang penuh kasih sayang. Aktif berbicara, mendongeng atau bernyanyi. Disertai dengan mengelus-elus perut, ternyata usapan lembut pada perut mampu menstimulasi kecerdasan anak.

6. Musik Klasik
Memasang musik klasik pada janin di kandungan akan membuatnya pintar. Benarkah? Pasalnya intelegensia ditentukan 60-80% oleh gen. Menurut buku yang kubaca – judulnya Kamus 505 Mitos & Fakta karya Nadia Mulya – dijelaskan bahwa suara yang membuat janin tenang adalah suara yang teratur seperti detak jantung Ibu, sementara musik klasik memiliki frekuensi 5.000 – 8.000 Hz, sesuai dengan detak jantung janin. Karya Mozart memiliki frekuensi terbanyak yang hampir semuanya bernada mayor serta teratur dari segi tempo dan struktrur nada.

Bahkan peneliti di University of California tahun 1993 menemukan “The Mozart Effect”, yaitu mahasiswa yang mendengarkan sonata piano Mozart sebelum ujian menunjukkan hasil yang lebih baik selama 15 menit dibandingkan mahasiwa yang mendengarkan lagu lain atau tidak mendengarkan lagu sama sekali. Dasar pemikiran inilah yang mendasari menggunakan karya Mozart untuk meningkatkan kecerdasan pada janin.

Pada dasarnya, Istri memang suka mendengarkan musik klasik. Sah-sah saja selama membuat istri rileks dan senang, karena akan dirasakan oleh janin. Bukan mengharapkan hasil yang muluk, kalau nanti dede bayi lahir dengan otak genius, bisa jadi dari gen orang tua *ehem… uhuk!*, bisa jadi pengaruh dari musik klasik, dan yang pasti kekuasaan sang Pencipta.

7. Lantunan Al-Quran
Bagi umat muslim, Al-Qur’an adalah sebaik-baik bacaan yang diperdengarkan. Mendengarkan bacaan ayat Alquran yang disenandungkan secara merdu memiliki gelombang alpha pada otak bayi. Ini juga menjadikan pikiran yang tenang, kesehatan dan intelejensi meningkat. Bahkan dalam scan dan ulltrasonografi (USG) menunjukkan bayi bersujud ketika dibacakan ayat Alquran. MasyaAllah.

Nah, itu seven guards-nya. Semoga istri dan dede bayi sehat selalu. Rasanya sudah tidak sabar menunggu lahiran, menggendong buah hati dengan penuh cinta.

*sumber: konsultasi langsung dengan lulusan mahasiswi UI jurusan Kesehatan Masyarakat *colek istri pake pensil gambar yang mengaku tidak salah ambil jurusan*, dokter spesialis kandungan, buku Kamus 505 Mitos & Fakta karya Nadya Mulya, buku Catatan Ayah Asi – www.ayahasi.org , dan mbah google.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s